DESA KARANGSAMBUNG KECAMATAN KADIPATEN
KABUPATEN MAJALENGKA
Desa
Karangsambung adalah salah satu dari tujuh desa yang ada di Kecamatan
Kadipaten, Di dalam desa Karangsambung terdapat sebuah mesjid yang pendiriannya
mempunyai sejarah yang sangat panjang, tiada lain adalah Mesjid Jami
Darussalam.
Sekitar Abad
14 Sunan Gunung Jati diperintahkan oleh Sultan Demak untuk menyebar luaskan
Agama Islam di Pulau Jawa bagian barat sambil membereskan/mendamaikan warga
masyarakat yang sedang berseteru, pada saat itu dikarenakan perebutan batas
wilayah.
Sunan Gunung
Jati dalam rangka melaksanakan tugasnya dibantu oleh para pembantunya yang
disebut Ki Gedeng. Salah satu daerahnya adalah Desa Karangsambung, pada saat
itu Desa Karangsambung terbagi atas :
1.
|
Karang
Koletrak yang sekarang menjadi Blok Sabtu, warga masyarakatnya mempunyai
keahlian dibidang perang.
|
2.
|
Karang Sinom
yang sekarang menjadi Blok Ahad, warga masyarakatnya mempunyai keahlian
dibidang berbicara.
|
3.
|
Karang
Suwung yang sekarang menjadi Blok Jum’at, warga masyarakatnya mempunyai
keahlian di bidang agama
|
4.
|
Karang
Setra, yang sekarang menjadi Blok Senen sebelah Timur, warga masyarakatnya
mempunyai keahlian dibidang usaha.
|
5.
|
Karang
Pawijan yang sekarang Balai Desa, yaitu tempat pemerintahan.
|
Pada ke empat
daerah tersebut pada saat itu keadaan warga masyarakatnya kacau balau sering berseteru karena perebutan
batas wilayah. Berkat usaha para pembantu Sunan Gunung Jati warga masyarakat
yang berseteru tersebut bisa didamaikan, maka daerah-daerah tersebut disatukan
menjadi Karangsambung yang mempunyai arti Karang artinya halaman sambung
artinya disatukan, jadi Karangsambung berarti halaman yang disatukan.
Setelah warga
masyarakat bersatu, maka para pembantu Sunan Gunung Jati membuat tempat ibadah
yaitu membuat sebuah mesjid yang sekarang bernama Mesjid Jami Darussalam. Para
pembatu Sunan gunung jati itu diantaranya bernama : Kigedeng Pancuh, Kigedeng
Curug Landung, Kigedeng Magelung, Kigedeng Babadan, Kigedeng Sawit, Kigedeng
Keked, Ki Gedeng Bango Dua dan Kigedeng Hanjatan.
Selain membuat
sebuah mesjid para pembantu Sunan Gunung jkati juga membuat peralatan-peralatan
diantaranya :
1.
|
Sebuah
Kursi, kursi tersebut adalah dibuat oleh Ki Gedeng Sawit diperuntukan untuk duduknya
Ki Gedeng Sawit pada saat memberikan ceramah keagamaan, sekitar sebelum tahun
1970 han kursi tersebut suka dipakai sumpah.
|
2.
|
Perabot
Perang, diantaranya Tumbak, keris, pedang, meria m dan lain-lain.
|
3.
|
Perabot
rumah tangga berupa Piring dan gelas yang dibuat dari bahan kramik
|
4.
|
Alat bermain
yang dibuat dari tempulung kelapa
|
Mesjid Jami
Dsarussalam telah melaksanakan tiga kali renopasi. Yatitu sekitar tahun 1975,
1982, 2003 dan sampai sekarang belum adalagi renopasi.
deuh......geuning wa asep nya....
BalasHapusBagea de Kabayan borokokok .kumaha kabarna Kulawargi di kuningan ???
BalasHapus