21.4.12

SEJARAH MESJID JAMI DARUSSALAM

               SEJARAH MESJID JAMI DARUSSALAM              
DESA KARANGSAMBUNG KECAMATAN KADIPATEN
 KABUPATEN MAJALENGKA
Desa Karangsambung adalah salah satu dari tujuh desa yang ada di Kecamatan Kadipaten, Di dalam desa Karangsambung terdapat sebuah mesjid yang pendiriannya mempunyai sejarah yang sangat panjang, tiada lain adalah Mesjid Jami Darussalam.
Sekitar Abad 14 Sunan Gunung Jati diperintahkan oleh Sultan Demak untuk menyebar luaskan Agama Islam di Pulau Jawa bagian barat sambil membereskan/mendamaikan warga masyarakat yang sedang berseteru, pada saat itu dikarenakan perebutan batas wilayah.
Sunan Gunung Jati dalam rangka melaksanakan tugasnya dibantu oleh para pembantunya yang disebut Ki Gedeng. Salah satu daerahnya adalah Desa Karangsambung, pada saat itu Desa Karangsambung terbagi atas :
1.
Karang Koletrak yang sekarang menjadi Blok Sabtu, warga masyarakatnya mempunyai keahlian dibidang perang.

2.
Karang Sinom yang sekarang menjadi Blok Ahad, warga masyarakatnya mempunyai keahlian dibidang berbicara.


3.
Karang Suwung yang sekarang menjadi Blok Jum’at, warga masyarakatnya mempunyai keahlian di bidang agama


4.
Karang Setra, yang sekarang menjadi Blok Senen sebelah Timur, warga masyarakatnya mempunyai keahlian dibidang usaha.


5.
Karang Pawijan yang sekarang Balai Desa, yaitu tempat pemerintahan.

Pada ke empat daerah tersebut pada saat itu keadaan warga masyarakatnya  kacau balau sering berseteru karena perebutan batas wilayah. Berkat usaha para pembantu Sunan Gunung Jati warga masyarakat yang berseteru tersebut bisa didamaikan, maka daerah-daerah tersebut disatukan menjadi Karangsambung yang mempunyai arti Karang artinya halaman sambung artinya disatukan, jadi Karangsambung berarti halaman yang disatukan.

Setelah warga masyarakat bersatu, maka para pembantu Sunan Gunung Jati membuat tempat ibadah yaitu membuat sebuah mesjid yang sekarang bernama Mesjid Jami Darussalam. Para pembatu Sunan gunung jati itu diantaranya bernama : Kigedeng Pancuh, Kigedeng Curug Landung, Kigedeng Magelung, Kigedeng Babadan, Kigedeng Sawit, Kigedeng Keked, Ki Gedeng Bango Dua dan Kigedeng Hanjatan.
Selain membuat sebuah mesjid para pembantu Sunan Gunung jkati juga membuat peralatan-peralatan diantaranya :
1.
Sebuah Kursi, kursi tersebut adalah dibuat oleh Ki Gedeng Sawit diperuntukan untuk duduknya Ki Gedeng Sawit pada saat memberikan ceramah keagamaan, sekitar sebelum tahun 1970 han kursi tersebut suka dipakai sumpah.

2.
Perabot Perang, diantaranya Tumbak, keris, pedang, meria m dan lain-lain.


3.
Perabot rumah tangga berupa Piring dan gelas yang dibuat dari bahan kramik


4.
Alat bermain yang dibuat dari tempulung kelapa

Mesjid Jami Dsarussalam telah melaksanakan tiga kali renopasi. Yatitu sekitar tahun 1975, 1982, 2003 dan sampai sekarang belum adalagi renopasi.

2 komentar:

  1. deuh......geuning wa asep nya....

    BalasHapus
  2. Bagea de Kabayan borokokok .kumaha kabarna Kulawargi di kuningan ???

    BalasHapus